JENDELAISLAM.ID – Operasional haji tahun ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyediakan kanal khusus bernama Kawal Haji. Kanal khusus ini merupakan sarana pengaduan jamaah haji.
Aplikasi yang dapat didownload melalui ponsel berbasis android ini adalah salah satu inovasi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun ini. Ketua PPIH Arab Saudi, Nasrullah Jasam, mengatakan, aplikasi ini sangat membantu petugas dalam merespons keluhan jamaah lebih cepat.
“Aplikasi Kawal Haji cukup efektif. Banyak permasalahan bisa diselesaikan dengan cepat, karena informasinya begitu update dan diterima langsung oleh PPIH untuk kemudian segera diselesaikan oleh pihak-pihak terkait,” ungkap Nasrullah Jasam di Jeddah, Selasa (02/07/2024).
Lebih 12 ribu pengguna telah mengunduh aplikasi Kawal Haji. Selama penyelenggaraan ibadah haji hingga 1 Juli 2024, ada 3.334 laporan yang masuk ke kanal Kawal Haji. Dan hampir semuanya bisa terselesaikan dengan baik.
Untuk memantau pengaduan yang masuk melalui Kawal Haji, ada enam operator yang bekerja secara shifting selama 24 jam. Tugasnya adalah meneruskan setiap laporan yang masuk ke pihak-pihak terkait.
Nasrullah mencontohkan, apabila permasalahannya seputar konsumsi, maka operator akan meneruskan laporan ke Kepala Bidang Konsumsi, kemudian ditindaklanjuti oleh para Kasi di masing-masing Daerah Kerja (Daker), dan selanjutnya oleh pelaksana konsumsi masing-masing sektor.
Kawal Haji juga membantu PPIH untuk lebih cepat menemukan posisi jamaah yang terpisah dari rombongan. Sebab, Kawal Haji juga terkoneksi dengan fasilitas GPS (Global Positioning System).
Selain layanan pengaduan, jamaah haji juga bisa memberikan apresiasi atas pelayanan serta kinerja petugas melalui Kawal Haji.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang sudah memberikan apresiasi melalui aplikasi Kawal Haji. PPIH berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan bagi para jamaah,” pungkas Nasrullah.***
