Keutamaan Puasa Ramadhan

JENDELAISLAM.ID – Puasa Ramadhan memang memiliki keutamaan yang luar biasa. Karena itu, sungguh beruntung bagi orang Islam yang menunaikan ibadah puasa Ramadhan ini dengan keimanan dan mengharap ridha dari Allah SWT semata.

Berikut ini, beberapa keutamaan utama puasa Ramadhan:  

Puasa Ramadhan menjadi Sebab Diampuninya Dosa-dosa yang Lalu

Dalam sebuah hadits menyebutkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (رواه البخاري ومسلم)

“Dari Abū Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan dengan dengan penuh kesadaran iman dan pengharapan (terhadap Allah), akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana penyucian jiwa. Orang yang berpuasa dengan penuh kesadaran akan memperoleh rahmat pengampunan dari Allah.

Pahala Puasa Tidak Terbatas

Dalam sebuah hadits qudsi menyebutkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ فَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفِ إلا الصِّيَامَ هُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِى بِهِ إِنَّهُ يَتْرُكُ الطَّعَامَ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِ وَيَتْرُكُ الشَّرَابَ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي فَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِى بِهِ (رواه الدارمي وأحمد)

“Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Allah SWT berfirman: Setiap amal anak Adam (manusia) adalah untuk dirinya, dan ganjaran kebaikan itu dilipatkan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Dia adalah untuk-Ku dan Aku yang membalasnya (dengan tanpa batasan). Orang yang berpuasa itu meninggalkan makanan dan syahwatnya demi Aku, dan meninggalkan minuman dan syahwatnya demi Aku. Maka puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku membalasnya” (HR. ad-Darimi).

Hadits di atas, secara tersirat menegaskan bahwa ganjaran puasa berada di luar batas hitungan manusia karena puasa adalah bentuk ibadah yang menunjukkan keikhlasan tertinggi seorang hamba.

Mendapat Dua Kegembiraan

Dasarnya adalah hadits Nabi SAW berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ إِفْطَارِهِ وَفَرْحَةٌ حِينَ يَلْقَى رَبَّهِ عَزَّ وَجَلَّ (رواه أحمد)

“Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW (bahwa) beliau bersabda: Orang yang berpuasa itu memiliki dua kegembiraan: kegembiraan saat berbuka puasa dan kegembiraan ketika menghadap Tuhannya yang Maha Perkasa lagi Maha Agung” (HR. Ahmad).

Puasa menjadi Tameng dari Siksa Neraka

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيٌّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بَاعَدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا (رواه البخاري ومسلم).

“Dari Abū Sa’id al-Khudri RA, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah akan dijauhkan Allah dirinya dari neraka sejauh tujuh puluh tahun” (HR. Muslim).

Hadits ini menunjukkan betapa besarnya perlindungan yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang berpuasa dengan baik dan menjaga dirinya dari hal-hal yang membatalkan pahala puasa.

Orang yang berpuasa Memiliki Kehormatan Khusus di Akhirat, yaitu Masuk Surga melalui Pintu ar-Rayyan

عَنْ سَهْلِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ (رواه البخاري)

“Dari Sahl RA dari Nabi SAW, beliau bersabda: Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu yang diberi nama ar-Rayyan, yang melaluinya orang-orang berpuasa masuk ke surga di hari kiamat. Pintu itu tidak dilalui oleh siapa pun selain mereka. Di akhirat nanti dilakukan pemanggilan: Mana orang-orang yang berpuasa? Lalu mereka berdiri (dan masuk ke surga) dan tidak ada seorang pun masuk melalui pintu itu. Apabila mereka telah masuk pintu itu ditutup sehingga tidak ada seorang pun masuk melaluinya” (HR. al- Bukhari).

Bulan penuh Rahmat

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتَّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ (رواه البخاري)

“Ketika datang bulan Ramadhan, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syetan-syetan dibelenggu” (HR. al-Bukhari).

Demikianlah beberapa keutamaan puasa di bulan Ramadhan. Kita mesti menjadikan puasa sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas iman serta amal ibadah kita. Amin.***

Sumber: MUI & Foto: Pixabay/surgull01