JENDELAISLAM.ID – Pada Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional 2024 di Kalimantan Timur, akan ada lomba Seni Kaligrafi Digital.
Dalam konferensi persnya pada Senin (02/09/2024), Ahmad Zayadi, Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag), mengatakan bahwa seni kaligrafi digital merupakan pertama kalinya diperlombakan pada MTQ Nasional 2024.
Zayadi menjelaskan, harapannya, lomba Seni Kaligrafi Digital ini dapat mengajak generasi muda semakin termotivasi dan mencintai al-Qur’an dengan cara yang kreatif berbasis digital.
Dalam cabang kaligrafi, imbuh Zayadi, ada empat golongan yang diperlombakan, yaitu naskah al-Qur’an, mushaf al-Qur’an, dekorasi al-Qur’an, dan kontemporer al-Qur’an. Dikatakannya, semua golongan tersebut masih menggunakan metode manual, dengan media seperti kanvas, cat warna, kertas, atau karton.
“Khusus untuk Seni Kaligrafi Digital, seluruh prosesnya dilakukan menggunakan perangkat komputer dan perangkat digital lainnya, seperti iPad. Dengan demikian, kreasi dan inovasi dalam lomba ini sepenuhnya berbasis teknologi,” paparnya.
Penilaian seni kaligrafi digital, lanjut Zayadi, ini melibatkan dewan hakim yang harus memenuhi tiga standar kriteria. Pertama, pengetahuan tentang kaligrafi, termasuk khath naskah dan kaidah-kaidahnya. Kedua, keahlian dalam seni rupa, termasuk komposisi warna. Ketiga, keahlian di bidang teknologi informasi (IT).
Zayadi menjelaskan bahwa sama seperti lomba tahfidz dan tilawah, seni kaligrafi digital juga melalui serangkaian seleksi mulai dari tingkat desa, kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional. Untuk maju di tingkat nasional, mesti melampirkan sertifikat sebagai pemenang di tingkat provinsi.
Hadiri dalam Konferensi Pers tersebut: Stafsus Menag (Wibowo Prasetyo), Tenaga Ahli dan Juru Bicara Menag (Sunanto), Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag (Akhmad Fauzin), serta jajaran pegawai Ditjen Bimas Islam.***
Sumber: Kemenag
