Upaya Lahir dan Batin Kementerian Agama dalam Penyelenggaraan Haji: Mujahadah dan Doa Bersama

Mujahadah dan Doa Bersama Operasional Haji 1445H/2024M Mujahadah dan Doa Bersama Operasional Haji 1445H/2024M

JENDELAISLAM.ID – Kementerian Agama melakukan upaya lahir dan batin untuk menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai layanan telah disiapkan untuk jamaah, serta mujahadah dan doa turut dilangitkan.

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama memulai mujahadah pada Kamis malam (16/5/2024), yang mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief.

“Saya sangat berterima kasih kepada Inspektur Jenderal dan seluruh tim yang telah bekerja sama dengan Ditjen PHU untuk mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pelaksanaan haji yang semakin kompleks setiap tahunnya,” kata Hilman dalam acara Mujahadah dan Doa Bersama untuk Kelancaran Operasional Haji 1445 H/2024 M yang diadakan oleh Itjen Kemenag secara daring.

Hilman mengajak Itjen Kemenag untuk terus mendukung penyelenggaraan haji tahun ini agar perjalanan haji sesuai dengan amanat dari Presiden dan Menteri Agama, sehingga semua dinamikanya dapat dilalui dengan baik.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertekad agar penyelenggaraan haji tahun ini menjadi yang terbaik dalam sejarah perhajian Indonesia.

Tahun ini, Indonesia memiliki kuota jamaah terbesar dalam sejarah, dengan total 241.000 jemaah yang akan dilayani oleh 4.421 petugas.

Inspektur Jenderal Faisal juga menyampaikan pesan kepada para pegawai Itjen yang hadir dalam Mujahadah Haji untuk terus mendukung penyelenggaraan haji dari persiapan hingga pelaksanaan.

“Penyelenggaraan haji ini memang dipimpin oleh Ditjen PHU. Namun, kesuksesan haji ditentukan oleh semua lini di Kementerian Agama, seperti yang disampaikan oleh Menteri Agama,” ujarnya.

Faisal menambahkan bahwa selain persiapan maksimal di dalam dan luar negeri, mujahadah rutin yang telah dilakukan sebanyak 18 kali juga merupakan bentuk ikhtiar untuk kelancaran operasional haji.

“Kita berharap setelah mujahadah ini Allah menurunkan rahmat-Nya, sehingga seluruh proses pemberangkatan jemaah haji dapat berjalan lancar tanpa kendala,” pungkasnya.***

Sumber Teks & Foto: Kemenag