Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari saat Sahur

JENDELAISLAM.ID – Ada beberapa makanan yang sangat dianjurkan saat sahur. Demikian pula, ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari saat sahur.

Sebagaimana dirilis MUIDigital, Dr. dr. Bayu Wahyudi SpOG. MPHM. MHKes. MM, Wakil Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK-MUI), memaparkan sejumlah makanan yang perlu dikonsumsi dan dihindari saat sahur. 

Apa saja jenis makanan yang perlu dikonsumsi dan jauhi saat sahur tersebut?

Menurut Dokter Bayu, makanan sahur yang dianjurkan adalah makanan yang mengandung protein seperti: telur, ayam, dan ikan. Manfaatnya untuk energi yang tahan lama ketika berpuasa. 

Selain itu, makanan yang mengandung serat tinggi juga direkomendasikan untuk memperlambat pencernaan. “Makanan yang mengandung serat seperti oatmeal, sayur, dan buah untuk memperlambat pencernaan,” jelasnya, pada Kamis (06/03/2025) di Jakarta. 

Makanan lain yang dianjurkan lagi saat sahur adalah makanan yang mengandung lemak sehat, seperti: alpukat dan kacang-kacangan. Ini berguna untuk energi bertahap. 

Di samping mengurai makanan yang perlu konsumsi saat sahur, Dokter Bayu juga menjelaskan makanan yang perlu dihindari, yaitu gorengan dan tepung-tepungan. Kenapa demikian? Karena jenis makanan ini dapat memperlambat metabolisme di dalam tubuh.

Dokter  Bayu menambahkan, yang perlu dihindari lagi adalah makanan yang mengandung gula tinggi. Sebab, gula yang tinggi membuat orang yang berpuasa menjadi cepat lapar. 

Dokter Bayu mengingatkan, sahur sangat penting bagi orang yang berpuasa. Dari sisi medis, sahur dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah dan hidrasi selama puasa.  Sebab, jelas Dokter Bayu, tidak sahur dapat menyebabkan hipoglikemia atau kadar gula di dalam darah di bawah batas normal, menyebabkan penurunan energi, hilangnya konsentrasi, serta dehidrasi.***

Sumber: MUI & Foto: Pixabay/RitaE