JENDELAISLAM.ID – Bisa menunaikan ibadah haji sudah lama didambakan Rusmiati (79) dan Ngadnan (83). Setelah menunggu 12 tahun, akhirnya pasangan suami isteri ini bisa menunaikan ibadah haji dan menikmati setiap proses ibadah.
Tentu saja ini sangat membahagiakan. Rusmiati sangat bersyukur.
Bersama sang suami, Rusmiati mengumpulkan sedikit demi sedikit uang dari hasil bertani dan juga gaji suaminya waktu masih aktif bekerja.
“Kami berdua sangat ingin berhaji. Karena haji itu merupakan proses menyempurnakan agama, dan untuk dekat kepada Allah,” ujar nenek dengan lima anak, 14 cucu dan 9 cicit, setelah prosesi wukuf di Arafah, Sabtu (15/06/2024).
Sebelumnya, pada tahun 2017, Rusmiati dan suami berangkat umrah atas ajakan anak sulungnya. Tapi rasanya belum lega dan belum sempurna kalau belum berhaji dan belum ke Arafah.
Rusmiati yang masih lincah dan ceria di usia senja ini membeberkan rahasianya. Bahwa tiap malam, ia bangun untuk shalat tahajjud, munajat, juga puasa Senin Kamis.
Ngadnan, suami Rusmiati, menceritakan bahwa sewaktu umrah 2017, ia masih bisa melaksanakan thawaf dan sai sendiri. Tidak perlu kursi roda. Tapi sekarang, ia perlu bantuan sang isteri karena beberapa tahun terakhir ini Ngadenan mengidap penyakit gula dan kolesterol.
“Tapi bagaimana pun kondisinya, saya sangat bersyukur Allah beri kami umur panjang dan berhaji akhirnya sampai juga ke Arafah,” pungkasnya tersenyum haru.***
