Jamaah Diminta untuk Mendalami Manasik di Hotel dan Jaga Kesehatan

JENDELAISLAM.ID – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah mengimbau jamaah haji Indonesia untuk memperbanyak manasik saat tiba di kota Makkah. Manasik menjadi kunci agar jamaah memiliki pengetahuan untuk mencapai haji mabrur.

Kepala Daker Makkah, Khalilurrahman, menyampaikan hal ini usai bertemu jamaah haji asal embarkasi Surabaya (SUB) di kawasan Misfalah, Makkah.

Mengingat puncak ibadah haji masih sekitar 2 – 3 minggu lagi, Khalil berpesan kepada jamaah untuk aktif mengikuti bimbingan manasik haji di hotel tempat jamaah mondok.

Mengapa demikian? Khalil menjelaskan bahwa manasik adalah modal untuk mendapatkan haji mabrur, sehingga perlu mengetahui ilmunya. Karena orang yang beribadah tanpa ilmu, ibadahnya bisa tertolak.

Daker Makkah telah menyiapkan tenaga konsultan dan pembimbing ibadah untuk menyampaikan materi manasik ke seluruh sektor.

Ia juga berpesan agar jamaah senantiasa menjaga kesehatan fisik. Salah satunya dengan cara membatasi ziarah dan umrah sunnah.

“Jamaah haji fokus menjaga kesehatan sebelum puncak haji. Utamakan kesehatan jiwa agar bisa melaksanakan haji sehat wal afiat dan menjadi haji mabrur,” tambahnya.

Saat ini, cuaca di Makkah sangat ekstrim. Bahkan bisa mencapai 45 -500 C pada puncak haji. Oleh karena itu, Khalil menyarankan, jamaah cukup beribadah cukup di masjid di hotel tempat pemondokan.

“Jangan memaksakan diri shalat di Masjidil Haram. Keselamatan jamaah harus diutamakan, jangan hanya mengikuti keinginan dan perasaan,” tandasnya.***

Sumber Teks & Foto: Kemenag