JENDELAISLAM.ID – Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka program beasiswa. Pendaftaran program Beasiswa non-Gelar Micro Credential di Amerika ini dibuka pada 3 – 7 September 2024.
Bagi pengasuh, guru, mahasantri, para santri pondok pesantren, khususnya yang telah lulus pendidikan pada jenjang ulya/aliyah/menengah atas, bisa mengikuti program ini.
Rencananya, program beasiswa ini akan dilaksanakan di American Islamic College (AIC), Chicago, Amerika Serikat. Alasan pemilihan AIC, sebagaimana edaran Kemenag RI pada Rabu (04/09/2024), adalah ia merupakan lembaga pendidikan tinggi Muslim independen pertama di Amerika Utara yang menawarkan gelar dalam studi Islam.
AIC berada di kota Chicago, yakni salah satu kota paling multi-kultural di Amerika Serikat dan Illinois. Kota ini juga memiliki populasi Muslim terbesar.
Pelaksanaan program akan berfokus pada pertukaran ide dan pengalaman praktik kolaborasi antar-agama agar para santri mendapat wawasan internasioanal terkait moderasi beragama.
Program ini akan dilaksanakan secara luring di Institusi AIC selama 2 Bulan. Para peserta yang lolos beasiswa akan mendapat beasiswa berupa biaya pendidikan, biaya mobilisasi, living allowance, biaya transportasi, dan biaya Asuransi.
Time Line
- Pendaftaran: 3 – 7 September 2024.
- Verifikasi, validasi data, dan seleksi dokumen: 8 – 9 September 2024.
- Pengumuman hasil seleksi berkas: 11 September 2024.
- Seleksi wawancara: 15 – 16 September 2024.
- Pengumuman hasil seleksi wawancara: 19 September 2024.
- Pemberkasan dokumen, pengurusan visa, dan sebagainya: 25 September 2024.
- Pelaksanaan Program: Oktober – November 2024.
Persyaratan
- Warga Negara Indonesia sekurangnya berusia 22 tahun dan maksimal 40 tahun saat mendaftar.
- Diutamakan Mahasantri yang dalam masa studi di Ma’had Aly Marhalah Ula.
- Sudah lulus pendidikan tingkat ulya/aliyah/menengah atas saat mendaftar.
- Santri/mahasantri/guru/pengelola/pengasuh di pesantren yang telah terdaftar di Kemenag, dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
- Berakhlaq terpuji dan layak mengikuti seleksi program dibuktikan dengan Surat Rekomendasi dari pimpinan pesantren asal santri.
- Memiliki kemampuan berbahasa asing (Inggris/Arab).
- Memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab kuning.
- Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
- Tidak sedang menerima beasiswa pendidikan yang bersumber dari APBN/APBD.
- Diusulkan oleh dan Mendapat izin serta rekomendasi dari pimpinan pesantren, untuk melaksanakan program secara luring di Amerika.
- Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme, serta integritas.
- Memiliki passpor dan masih aktif dalam 8 bulan ke depan.
Persyaratan
- Isian data diri pendaftar.
- Pas foto (ukuran 3 x 4).
- Scan asli Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jika belum memiliki KTP, dapat digantikan dengan Scan Akte Kelahiran.
- Scan Kartu Keluarga.
- Scan asli ijazah pendidikan terakhir.
- Scan asli piagam atau sertifikat prestasi akademik dan/atau non-akademik (jika ada).
- Scan asli Sertifikat Bahasa Inggris TOEFL 450/IELTS 5.5 (jika ada).
- Scan asli Surat Pengantar Pesantren bermaterai Rp 10.000,- ditandatangani oleh pimpinan pesantren (format terlampir).
- Scan asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan pesantren (format terlampir).
- Scan asil Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan (format terlampir).
- Scan asli Surat Pernyataan Komitmen bermaterai Rp.10.000, dan bertanda tangan santri bersangkutan (format terlampir).
- Scan asli SK pengangkatan guru/pengasuh pesantren (jika peserta merupakan guru/pengasuh pesantren).
- Scan asli Piagam/SK Ijin Operasional Pesantren.
- Esai tentang moderasi beragama (1.000 – 1.500 kata).
Info lengkap terkait pendaftaran beasiswa ini, para calon pendaftar dapat mengunduhnya pada laman bit.ly/bookletdng06.***
Sumber: NU Online
