JENDELAISLAM.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir berharap Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) mampu mempercepat dalam memangkas kesenjangan sosial.
Haedar menyampaikan hal tersebut dalam “Resepsi Milad ke-22 Lazismu” pada Selasa (30/07/2024) di Aula at-Tanwir, Kantor PP Muhammadiyah Jl. Menteng Raya, No.62, Jakarta Pusat.
Sebagai lembaga filantropi Islam, Lazismu diharapkan mampu meningkatkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat.
“Indonesia ini lahir dalam bangunan besar di mana peran masyarakat termasuk organisasi-organisasi keagamaan, dan masyarakat itu menjadi pilar penting dan strategis dari bangunan Negara Kesatuan Indonesia,” ujarnya.
Peran organisasi keagamaan dalam peran kenegaraan ini sudah terjadi sejak sebelum Indonesia merdeka hingga pasca kemerdekaan. Namun, gerakan ini berbeda dengan gerakan di Barat – Eropa.
Bangunan gerakan di Barat – Eropa memiliki corak tersendiri. Gerakan Non-Governmental Organization (NGO) di Barat kerap kali vis a vis atau kontra terhadap negara yang memainkan peran kritik.
Di sisi lain, NGO di Indonesia memiliki semangat saling berbagi, peduli, membangun relasi sosial yang setara, adil, makmur, dan maju, serta membangun bangsa dan negara.
“Di sinilah sebenarnya peran ormas itu hadir termasuk ormas keagamaan yang tidak ujug-ujug, bahkan ormas-ormas keagamaan di Indonesia merupakan gerbong besar yang punya andil di dalam kebangkitan nasional dan kemerdekaan,” ungkapnya.***
Sumber Teks & Foto: Muhammadiyah Online
