JENDELAISLAM.ID – Kementerian Agama sedang mendirikan Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (SeTiAKIN) di Bangka Belitung (Babel).
Sebagai bagian dari pendirian tersebut, Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Hasilnya, warga sepakat untuk menjaga kerukunan, kebersamaan, serta merawat persatuan dan kesatuan.
Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Susari, menyatakan komitmen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam mendukung pendirian SeTiAKIN.
Ia menegaskan bahwa dinamika yang ada pasti memiliki solusi dan Kelompok Kerja (Pokja) akan menjembatani kepentingan yang ada.
Dalam acara sosialisasi yang dihadiri berbagai perwakilan masyarakat, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Darwin mengungkapkan dukungannya terhadap pembangunan sekolah tinggi ini, menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kearifan lokal.
Ketua RW Al Atas juga menyatakan dukungannya selama pendirian perguruan tinggi ini tidak terkait dengan aliran sesat, demi toleransi.
Perwakilan Karang Taruna Kelurahan Temberan menambahkan bahwa masyarakat harus bangga dengan pendirian SeTiAKIN di daerah tersebut, mengingat wilayah Babel adalah wilayah keturunan Melayu yang selalu mementingkan kebersamaan. Ia menegaskan bahwa program ini harus didukung.
Acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Babel Firmantasi, Pokja Pendirian SeTiAKIN Babel, para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda di sekitar wilayah SeTiAKIN.***
Sumber Teks & Foto: Kemenag
