Gen Z dan Milenial Perlu Teladani Nabi Ibrahim AS agar Mau Berkurban

JENDELAISLAM.ID – Keteladanan itu penting sekali untuk membangun kesadaran tentang berkurban. Bila tidak ada keteladanan, akan sulit sekali bagi Gen Z dan Milenial menyadari bahwa berkurban itu sangat mulia.

Tips inilah yang dibagikan oleh Tatang Komara, Kepala Kantor Masjid Agung al-Azhar Jakarta, pada Senin (17/06/2024).

Dengan kesadaran pentingnya berkurban, maka Gen Z dan Milenial pun akan berusaha menyisihkan uang untuk ditabung dan berkurban saat perayaan Idul Adha.  

Menurut Tatang, Gen Z dan Milenial perlu ada pendampingan, ada teladan hidup yang sederhana. Sehingga akhirnya mereka punya kesadaran bahwa hidup itu bukan untuk saat ini saja, melainkan ke depan, bukan ‘bagaimana besok’, tetapi ‘besok bagaimana’, atau lusa harus seperti apa, maka bisa terangkat jati diri dan kesadaran bahwa dia harus bertanggung jawab.

Kedua, Gen Z dan Milenial juga harus memiliki kesadaran bahwa harta ini bukan semata-mata untuk foya-foya.  Tetapi harus muncul kesadaran bahwa harta sejatinya merupakan titipan. Sebagaimana titipan, maka harta itu akan ada pertanggung-jawabannya di hadapan Tuhan. Di antaranya, penggunaaan harta itu sesuai perintah Tuhan, di antaranya melalui kurban, zakat, haji, dan sebagainya.  

Problemnya, lanjut Tatang, sosok teladan atau contoh saat ini sudah mulai berkurang, padahal itu yang paling dibutuhkan Gen Z dan Milenial.

Sementara, masyarakat sekarang ini lebih menggemari tontonan sinetron, sosial media yang hidupnya bergelimang harta dan serba instan.  

Nah, momentum Idul Adha ini, terang Tatang, Gen Z dan Milenial bisa mengambil pelajaran keteladanan Nabi Ibrahim AS. Di antaranya adalah pelajaran tentang ketegaran, kesederhanaan, keikhlasan, serta harmoni keluarga.

Dengan ketegaran, keimanan, keikhlasan, dan kepercayaan kepada Allah SWT, seperti yang Nabi Ibrahim AS tunjukkan,  maka keluarga ideal dapat mewujud.  

“Itu kebetulan adalah contoh yang luar biasa untuk kehidupan kita ini, mengajari kita untuk hidup penuh syukur, tawakal, keikhlasan, dan mau berderma dengan orang lain,” tuturnya.
 

Sumber Teks: Antara & Foto: Unsplash/Fauzan