Di Ijtima Ulama VIII, Jusuf Kalla Dorong Kemajuan Umat melalui Pesantren dan Masjid

JENDELAISLAM.ID – Pesantren dan masjid merupakan elemen penting yang bisa membangkitkan ekonomi umat. Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri forum Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Center, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Bagaimana caranya? Jusuf Kalla mengatakan bahwa masjid dan pesantren bisa membangkitkan ekonomi umat dengan menciptakan para pengusaha baru untuk kemajuan umat. Ini sangat penting untuk mengejar gap dengan non-Muslim di Indonesia, padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim.

“Islam mendorong ekonomi maju. Itu dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para ulama memberikan dorongan supaya negeri ini tidak pincang,” kata JK, ia biasa disapa, Rabu (29/5/2024).

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini juga mengingatkan sejarah bahwa Nabi Muhammad SAW lebih lama menjadi pedagang dibanding menjadi Rasul. Artinya, menjadi pengusaha bagi umat Islam adalah sunnah.

Karena itu, sambung JK, perlunya generasi muda untuk banyak belajar dari para pengusaha di Indonesia yang mayoritas non-Muslim. Selain bisa bertukar pikiran dan pengalaman, juga untuk kepentingan bersama, yakni menjaga persatuan bangsa ini.

JK hadir di Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII untuk mengisi Sidang Pleno IV dengan menyampaikan materi mengenai Relasi Hubungan antar-Agama dalam Konteks Hubungan antar-Bangsa.

Kegiatan dengan tema “Panduan Keagamaan untuk Kemaslahatan Umat” ini berlangsung pada 28 – 31 Mei 2024. Wakil Presiden, KH. Ma’ruf Amin, membuka langsung acara ini.***

Sumber Teks & Foto: MUI