Kemenag Luncurkan Senam dan Batik Baru untuk Jamaah Haji Indonesia

Kemenag Luncurkan Senam dan Batik Baru untuk Jemaah Haji Indonesia Kemenag Luncurkan Senam dan Batik Baru untuk Jemaah Haji Indonesia

JENDELAISLAM.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia meluncurkan dua inisiatif baru untuk membantu jamaah haji Indonesia dalam melaksanakan ibadah haji dengan lebih mudah dan nyaman: Senam Haji Indonesia dan Batik Haji Baru.

Senam Haji Indonesia dirancang untuk menjaga kebugaran dan ketahanan fisik jamaah haji. Dikembangkan berdasarkan kajian dan penelitian para pakar kesehatan untuk dapat diterapkan oleh semua jamaah haji Indonesia.

“Kesehatan jamaah haji menjadi concern. Kita ingin jamaah haji berangkat dalam keadaan sehat, bisa menunaikan ibadah haji dengan baik, dan pulang ke tanah air juga dalam keadaan sehat,” kata Sekjen Kemenag Ali Ramdhani.

Gerakan Senam Haji Indonesia low-impact, sehingga aman dan tidak menguras tenaga. Selain itu, dapat dilakukan di rumah, selama perjalanan haji, dan di tanah suci.

Batik Haji Baru
Batik Haji Baru

Sementara Batik Haji Baru memiliki motif Sekar Arum Sari yang terinspirasi dari melati putih, motif kawung, motif truntum, motif songket dan tenun, serta burung garuda.

Motif Batik Haji Baru ini melambangkan kesucian, keagungan, kesederhanaan, ketulusan, keindahan, dan rendah hati.

Batik Haji Baru ini dibuat oleh UMKM di berbagai daerah di Indonesia dan diharapkan dapat mencerminkan identitas Indonesia dan mudah dikenali oleh jamaah dari berbagai negara di dunia.

“Ini juga terobosan baru setelah 12 tahun batik jamaah haji tidak pernah berganti. Seragam batik ini diperoleh melalui Sayembara Desain Batik Haji pada 2023,” ujar Sekjen Kemenag Ali Ramdhani.

“Kami harap seragam batik ini lebih mencerminkan identitas Indonesia dan mudah dikenali oleh jamaah dari berbagai negara di dunia,” imbuhnya.

Kemenag berharap Senam Haji Indonesia dan Batik Haji Baru dapat membantu jamaah haji Indonesia dalam melaksanakan ibadah haji dengan lebih mudah, nyaman, dan berkesan.***

Sumber Teks & Foto: Kemenag