Milad ke-49 MUI, Gus Yahya: Semoga Membawa Berkah Buat Kita Semua

JENDELAISLAM.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mengucapkan selamat Milad ke-49 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang jatuh pada Jumat, 26 Juli 2024.

“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang Ke-49 kepada Majelis Ulama Indonesia,” kata Gus Yahya kepada NU Online, Rabu (24/07/2024).

Gus Yahya berharap, MUI dapat mengembangkan khidmah di masa mendatang. Ia percaya bahwa MUI di bawah kepemimpinan KH. Anwar Iskandar mampu membawa keberkahan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Selamat mengembangkan khidmah yang lebih baik di masa datang. Insyaallah di bawah kepemimpinan Kiai Anwar Iskandar sebagai Ketua Umum, MUI akan membawa berkah bagi kita semua,” ucapnya.

Ketua Panitia Pelaksana Milad ke-49 MUI, KH. Rofiqul Umam Ahmad, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan milad tahun ini merupakan wujud respons MUI terhadap kebutuhan umat.

“Kita melihat bahwa setiap tahun ada beberapa variasi, ada beberapa inovasi, ada berapa hal-hal baru, dan ini merupakan wujud dari responsifnya MUI terhadap berbagai permasalahan atau kebutuhan bangsa,” katanya, sebagaimana dilansir situs resmi MUI.

Milad ke-49 MUI kali ini mengangkat tema “MUI Berkhidmat untuk Kemaslahatan dan Keharmonisan Bangsa.” 

Rangkaian kegiatan milad ke-49 MUI sangat beragam. Ada khitanan massal dan pengobatan gratis berlangsung di Wisma Khadimul Ummah MUI Jakarta pada 6 Juli 2024, dan berlanjut di Wisma Khadimul Ummah Cimacan, Cianjur pada 14 Juli 2024.

Kemudian ada Isbat Perkawinan Massal untuk 40 pasangan di Kecamatan Pakuhaji dengan resepsi pernikahan di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Berikutnya, ziarah ke makam-makam Ketua Umum MUI terdahulu, yakni makam Buya Hamka, KH. Hasan Basri, dan KH. Ali Yafie di TPU Tanah Kusir Jakarta, serta ke makam Sekretaris Jenderal MUI, KH. Ichwan Syam, di Karawang.

Agenda-agenda lainnya, ada dialog tentang Palestina bertema “Kebijakan dan Peran Indonesia dalam Upaya Perdamaian Palestina,” International Annual Conference on Fatwa Studies (ACFS), pameran dan lelang lukisan yang melibatkan 20 pelukis, serta Rakor (Rapat Konsolidasi organisasi MUI) di Hotel Borobudur yang dihadiri oleh 34 MUI provinsi. Kemudian ada Konferensi Ulama se-Asia Tenggara di Ancol, Jakarta Utara dengan mengundang 100 ulama dari 10 negara serumpun.***

Sumber Teks & Foto: NU Online