Haji dan Niat yang Suci

JENDELAISLAM.ID – Semua umat Islam yang sadar akan keimanannya, pastilah ingin berhaji.  Rukun Islam yang terakhir ini sangat didambakan oleh semua umat Islam. Dan ketika berhaji, pastilah ingin mendapatkan kemabruran. Sebab haji yang mabrur, menurut hadits dari Abu Hurairah, balasannya tidak lain kecuali surga.

Namun untuk memperoleh yang mabrur itu tidak mudah. Mabrur berarti baik, suci, bersih dan juga berarti maqbul (mendapat ridha Allah). 

Dalam sebuah kitab mengisahkan bahwa suatu ketika pernah terjadi dialog antara dua malaikat melalui mimpi Abdullah ibn Mubarak (w. 797 M). Saat itu, lelaki yang zuhud tersebut tertidur di Masjidil Haram usai melaksanakan ibadah haji.

Dua malaikat itu saling berbincang bahwa dari 600 ribu jamaah haji, tak satu pun yang mabrur kecuali hanya satu orang meskipun ia tak berangkat haji. Dialah tukang sol sepatu dari Damaskus, bernama Muwaffaq. Sebelumya lelaki ini berniat haji, namun bersua dengan keluarga janda miskin yang memakan bangkai, akhirnya ia berikan bekal hajinya untuk mereka. Lantaran berkah haji orang ini, seluruh haji orang-orang yang sebelumnya tidak diterima menjadi diterima.

Dalam dialog dua malaikat itu juga menyebutkan, kenapa begitu banyak orang pergi haji namun tidak mendapatkan kemabruran?

Penyebabnya adalah riya, ada pula yang keluarga dan tetangganya lebih memerlukan uang tapi tidak dibantu, dan dia malah berhaji. Ada pula yang sudah berhaji berkali-kali, sementara orang di sekitarnya banyak yang sengsara, dan ada juga yang berangkat dengan hasil pekerjaan yang haram. Dan masih banyak alasan lainnya.

Dari pembicaraan dua malaikat di atas, jelaslah untuk berhaji yang benar dan mendapatkan derajat mabrur, tidaklah mudah. Sejak mula niatnya harus suci, lurus lillahi ta’ala. Hati harus bersih. Pikiran harus bening. Dan semua rangkaian ibadah harus terkonsentrasi untuk mengharapkan ridha Allah SWT.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran tentang haji dari perjumpaan Ibnu Mubarak dengan dua malaikat  melalui mimpi. Sehingga kita sadar berhaji itu tujuannya hanya menghamba/mengharap ridha dari Allah SWT. ***

Sumber Foto:  Unsplash/Mseesquare Shahiq