Imbauan Kesehatan bagi Jamaah Haji Indonesia Menjelang Pemulangan ke Tanah Air

Kabid Kesehatan PPIH dr Indro Murwoko Kabid Kesehatan PPIH dr Indro Murwoko

JENDELAISLAM.ID – Penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M telah memasuki fase pemulangan. Jamaah haji Indonesia diimbau untuk tetap menjaga kesehatan sambil menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air.

Kabid Kesehatan pada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), dr. Indro Murwoko, mengimbau jamaah untuk membatasi aktivitas di luar hotel, terutama bagi jamaah dengan kondisi kesehatan risiko tinggi (risti) dan lanjut usia (lansia).

“Saran kami bagi jamaah risti untuk membatasi aktivitas luar jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Mengingat kegiatan di Armuzna sangat melelahkan, mereka kini sangat rentan terhadap infeksi dan penurunan daya tahan tubuh,” ujar dr. Indro di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Kamis (20/6/2024).

dr. Indro menegaskan bahwa menghabiskan sisa waktu di Tanah Suci dengan memperbanyak aktivitas tanpa mempertimbangkan kondisi kesehatan adalah kesalahan yang berbahaya.

“Kami sudah memberitahukan kepada tenaga kesehatan di kloter untuk terus memantau jemaah risti. Jika kondisi mereka tidak fit dan berisiko terjadi masalah kesehatan, mereka harus dicegah dari aktivitas berlebihan,” pesan dr. Indro.

Bagaimana dengan jamaah yang tidak masuk kategori risti? dr. Indro menjelaskan bahwa kondisi ekstrem juga dapat mempengaruhi jamaah muda yang mungkin memiliki penyakit ringan sejak di Indonesia. Ia juga mengingatkan bahaya dehidrasi yang dapat menyebabkan penurunan kondisi kesehatan.

“Dehidrasi bisa menyebabkan gangguan elektrolit dan serangan jantung,” pesannya.

Oleh karena itu, dr. Indro meminta jamaah non risti untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dalam beraktivitas dan menggunakan alat pelindung diri.

“Selalu bawa minuman, semprotan air, penutup muka, dan perlengkapan lain untuk mencegah dehidrasi,” katanya.

“Pastikan juga obat-obatan yang biasa dikonsumsi tetap tersedia. Jika ada kekurangan, segera komunikasikan dengan tenaga kesehatan yang ada. Hentinya konsumsi obat bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang fatal,” tambahnya.

Fase pemulangan jamaah haji dari Tanah Suci ke Indonesia dimulai hari ini. Jamaah gelombang pertama akan pulang melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, hingga 3 Juli 2024. Sementara jamaah gelombang kedua akan mulai bergeser dari Makkah ke Madinah pada 26 Juni 2024 dan akan pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah mulai 4 Juli 2024.***