JENDELAISLAM.ID – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi menyediakan layanan lengkap untuk jamaah haji, termasuk layanan kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap.
“Rumah sakit dan layanannya sangat baik. Petugasnya, mulai dari yang menerima laporan di sektor, sangat responsif. Kami tidak perlu menunggu lama, langsung dijemput ambulans dan diantar ke sini,” kata Syamsiar (69), jamaah haji dari Palembang, saat diwawancarai Tim Media Center Haji (MCH) di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Sabtu (25/5/2024).
Istri Syamsiar, Tuti (65), yang duduk di samping ranjang perawatan, menceritakan kondisi suaminya.
“Alhamdulillah sudah membaik. Hanya perlu istirahat karena kelelahan akibat terlalu banyak beribadah di Nabawi. Pagi tadi dibawa ke sini, sudah diberi obat dan makan siang sebelum minum obat. Sebentar lagi diizinkan pulang ke hotel,” katanya sambil memperhatikan suaminya.
Ada juga seorang ibu yang duduk di bangku depan ruang perawatan. Ia baru saja menerima kotak makan siang.
“Terima kasih banyak atas pelayanannya, bahkan saya yang menemani suami juga mendapat makan,” kata Shofaah (69), jemaah asal Kendal.
Ia menceritakan bahwa ia dan suaminya, Wagiyo (72), baru tiba dua hari lalu di Madinah. Selama penerbangan, suaminya kurang istirahat dan tidak mau makan, sehingga memerlukan perawatan.
“Di hotel sudah ditangani dokter dan akhirnya dibawa ke sini. Sejak kemarin suami saya dirawat di KKHI,” ucapnya.
“Pelayanan petugas sangat baik. Mulai dari kedatangan di bandara, kami disambut dengan ramah. Terima kasih banyak. Saya terharu, semuanya ramah dan baik. Semoga semua petugas selalu sehat,” tutur wanita paruh baya itu dengan mata berbinar.***
Sumber Teks & Foto: Kemenag
