Makna dan Tradisi Idul Fitri di Indonesia

Idul Fitri Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri. (Pexels/RDNE Stock project)

JENDELAISLAM.ID – Idul Fitri 1445 H atau 2024 M akhirnya jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024. Baik Pemerintah, Nahdlatul Ulama atau Muhammadiyah, semuanya kompak memutuskan Idul Fitri jatuh pada hari yang sama.

Umat Islam menyambut gembira adanya persamaan Idul Fitri antara ormas-ormas besar di Indonesia itu (Muhammadiyah dan NU).

Pasalnya, selama ini kerapkali keduanya berbeda dalam menentukan awal Idul Fitri atau Ramadhan. Bahkan, awal Ramadhan tahun ini sendiri antara Muhammadiyah dan NU berbeda. Namun, keduanya akhirnya sama dalam penentuan Idul Fitri.

Terlepas dari semuanya itu, apa sih makna Idul Fitri yang sebenarnya? Dikutip dari NU Online dan laman resmi Kemenag, berikut ini adalah makna dari Idul Fitri:

1. Kembali kepada Fitra

Fitrah dalam bahasa Arab berarti suci. Idul Fitri diartikan sebagai hari di mana umat Islam kembali kepada kesucian setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan.

2. Kemenangan melawan hawa nafsu

Puasa Ramadhan merupakan latihan untuk mengendalikan hawa nafsu. Idul Fitri dimaknai sebagai hari kemenangan setelah berhasil melawan hawa nafsu selama sebulan penuh.

3. Hari saling memaafkan

Pada hari Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk saling memaafkan atas kesalahan yang telah dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama.

4. Hari bersyukur

Idul Fitri merupakan hari untuk bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, termasuk nikmat kesehatan, iman, dan Islam.

5. Hari berkumpul dengan keluarga dan kerabat

Idul Fitri merupakan momen spesial untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat yang mungkin jarang bertemu di hari-hari biasa.

Tradisi Idul Fitri

Di Indonesia, Idul Fitri identik dengan berbagai tradisi, seperti:

– Shalat Idul Fitri

– Sungkeman

– Silaturahmi

– Berbagi zakat

– Memasak ketupat dan opor

– Berbagi makanan

– Menyalakan petasan

Kesimpulan

Idul Fitri merupakan hari yang penuh makna dan tradisi bagi umat Islam. Hari ini merupakan momen untuk kembali kepada fitrah, bersyukur kepada Allah SWT, dan berkumpul dengan keluarga dan kerabat.***

Sumber Foto: Pexels/RDNE Stock Project)