JENDELAISLAM.ID -Sa’i merupakan salah satu rangkaian dari ibadah haji dan umrah. Sa’i merupakan perjalanan yang dilakukan oleh jamaah haji dari bukit Shafa menuju ke bukit Marwa sebanyak tujuh kali bolak-balik.
Sa’i berarti berjalan kecil atau lari-lari kecil. Al-Qur’an menyebutkan kewajiban sa’i ini dalam firman-Nya:
اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ اَنْ يَّطَّوَّفَ بِهِمَا ۗ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًاۙ فَاِنَّ اللّٰهَ شَاكِرٌ عَلِيْمٌ
“Sesungguhnya Shafa dan Marwa merupakan sebagian syiar agama Allah. Maka siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya” (QS. al-Baqarah: 158).
Berikut ini adalah doa yang harus dibaca oleh jamaah saat berada di Bukit Shafa maupun Marwa.
Doa ketika hendak Mendaki Bukit Shafa sebelum Mulai Sa’i
بـِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. أَبــْدَأُ بــِمَا بَدَأَ اللهُ بـِهِ وَرَسُوْلُـهُ، إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ، فَمَنْ حَجَّ الــْبَيْتَ أَوِ اعْتــَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيـْهِ أَنْ يـَطَّـوَّفَ بـِهِمَا وَمَنْ تـَطَـوَّعَ خَـيْرًا فَإِنَّ اللهَ شَاكِرٌ عَلِـيْمٌ
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Aku mulai dengan apa yang telah dimulai oleh Allah dan rasul-Nya. Sesungguhnya Shafa dan Marwa sebagian dari syiar-syiar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau pun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Penerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui.”
Doa di atas Bukit Shafa ketika Menghadap Ka’bah
اَللهُ أَكْـبَرُ اَللهُ أَكـْبَرُ اَللهُ أَكـْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ، اَللهُ أَكـْبَرُ عَلَى مَا هَدَانا وَالْـحَمْدُ للهِ عَلَى مَا أَوْلاَنـَا. لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيــْكَ لَهُ، لَهُ الْـمُلْـكُ وَلَهُ الْـحَمْدُ يُحْيــِى وَيُمِيْتُ بـِيَدِهِ الْـخَـيْرُ وَهُوَ عَلَى كُـلِّ شَيْئٍ قـَـدِيْرٌ.
لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ أَنـْجَزَ وَعْدَهُ وَنـَصَرَ عَـبْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْـزَابَ وَحْدَهُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نــَعْـبُدُ إِلاَّ إِيـَّاهُ مُخـْلِصِيْنَ لَهُ الـدِّيــْنَ وَلــَوْ كــَرِهَ الْـكَافِرُوْنَ
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan pada kekuasaan-Nya-lah segala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.
Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, yang telah menepati janji-janji-Nya, menolong hamba-hamba-Nya dan menghancurkan musuh-musuh-Nya dengan keesaan-Nya. Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan ikhlas dan menurut agama-Nya walaupun orang-orang kafir tidak senang.”
Doa di Bukit Marwa Selesai Sa’i
اَللّـهُمَّ رَبـَّنا تَقَـبَّلْ مِنَّا وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَعَلَى طَاعَتِكَ وَشُكْرِكَ أَعِنَّا وَعَلَى غَيْرِكَ لاَ تَكِلْـنَا وَعَلَى اْلإِيـْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ اْلكَامِلِ جَمِيْعًا تَوَفَّنا وَأنــْتَ رَاضٍ عَنَّا. اَللّـهُمَّ ارْحَمْنِى بـِتـَرْكِ الْـمَعاصِى أَبَدًا مَا أَبـْقَـيْتـَنِى وَارْحَمْنِى أَنْ أَتـَكَلَّفَ مَا لاَ يَعْـنِيْنـِى وَارْزُقْـنِى حُسْنَ الـنَّظَرِ فِـيْمَا يُرْضِيْكَ عَنِّى يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
“Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah amalan kami. Berilah kesejahteraan kepada kami, maafkanlah kesalahan kami dan berilah pertolongan kepada kami untuk taat dan bersyukur kepada-Mu. Janganlah Engkau jadikan kami bergantung selain kepada-Mu. Matikanlah kami dalam iman dan Islam secara sempurna dalam keridhaan-Mu. Ya Allah rahmatilah, kami sehingga mampu meninggalkan segala kejahatan selama hidup kami, dan rahmatilah kami sehingga tidak berbuat hal yang tidak berguna. Karuniakanlah kepada kami sikap pandang yang baik terhadap apa-apa yang membuat-Mu ridha terhadap kami, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.”***
Sumber Foto: NU Online
