Tin, Buah Surga yang Disebutkan dalam al-Qur’an

JENDELAISLAM.ID – Tahukah Anda buah-buah yang disebutkan dalam al-Qur’an? Tin adalah salah satunya. Ya, buah tin termasuk buah istimewa. Namanya diabadikan di dalam QS. at-Tin.

Tentu tak usah diragukan apa khasiatnya bila keberadaannya dinyatakan di dalam al-Qur’an. Rasulullah SAW sendiri mengonsumsinya sekaligus merekomendasikan buah satu ini pada umat Islam untuk dikonsumsi.

Dalam sebuah riwayat dari Abu Darda RA dikatakan, “Suatu hari, Rasulullah SAW mendapatkan hadiah satu wadah buah tin, kemudian Nabi SAW bersabda, ‘Makanlah!’ Lalu beliau pun memakannya dan berkata, ‘Jika engkau berkata, ada buah yang diturunkan dari surga, maka aku bisa katakan, inilah buahnya karena sesungguhnya buah surga tanpa biji. Oleh karena itu, makanlah karena buah tin ini dapat menyembuhkan penyakit wazir dan encok.”

Banyak tokoh Muslim sepakat soal keampuhan buah satu ini. Ibnu Sina menegaskan, buah tin bermanfaat bagi wanita hamil dan menyusui. Ar-Razi berpendapat, buah tin dapat menurunkan kadar asam dalam tubuh dan meredam pengaruhnya yang kurang baik bagi tubuh.

Dan Ibnu Qayyim menyatakan, buah tin terbaik adalah yang kulitnya berwarna putih. Khasiatnya dapat meluruhkan batu ginjal dan menetralkan racun. Bukan itu saja, kata Ibnu Qayyim, buah tin dapat melegakan tenggorokan dan saluran pernapasan, membersihkan liver dan limpa, serta membersihkan lendir di dalam perut. Karena itu, tin adalah buah yang paling bergizi di antara semua buah-buahan. Ini seperti dijelaskan dalam “Buku Pintar Sains dalam al-Qur’an” karya Dr. Nadiah Thayyarah.

Buah yang Super Luar Biasa

Rasa dan aroma buah tin mirip dengan jambu biji muda. Beraroma harum, teksturnya empuk, manisnya sedang, sedikit mengandung air, dan berbiji banyak namun bijinya enak dimakan. Jika jambu biji hanya berwarna kuning atau hijau, maka lain halnya dengan buah tin.

Buah tin banyak macamnya, ada yang berwarna kuning atau hijau, ada pula warna merah, cokelat, hitam, purple, atau kombinasi kuning dengan hijau, tergantung dari jenis atau varietasnya.

Pohon tin merupakan pohon yang produktif, karena terus menerus berbuah tanpa mengenal musim.  Uniknya, pohon tin berbuah namun tidak berbunga. Di Indonesia, pohon tin bisa tumbuh dengan mudah. Tidak perlu lahan yang luas, tidak perlu tanah perkebunan, cukup di dalam pot, yang penting terkena sinar matahari langsung.  

Para ahli telah meneliti kandungan buah Tin. Ternyata, berdasar uji ilmiah, buah tin sangat berkhasiat untuk mengatasi beragam problem kesehatan. Tin memiliki kandungan yang sangat banyak. Serat yang terdapat dalam buah tin lebih banyak ketimbang apel, sehingga para pakar menganjurkan untuk mengonsumsi buah tin secara rutin dan teratur karena dapat membersihkan racun dari dalam tubuh.   

Buah tin dianggap buah yang paling kaya akan kandungan vitamin, khususnya vitamin A, B1, B2, dan C serta karotin sebagai unsur penting vitamin A.

Selain itu, buah tin juga mengandung zat-zat mineral dalam jumlah besar, khususnya zat besi, kalsium yang dibutuhkan dalam pembentukan sel tubuh dan pigmen yang bermanfaat bagi penderita anemia.

Wajarlah dengan segudang kandungannya, buah tin memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan. Di antaranya:  buah tin bisa membunuh bakteri yang mengganggu kesehatan tubuh, dapat menurunkan kadar kolesterol tubuh,  dapat menurunkan berat badan dan memperlancar diet sehat, menambah nafsu makan, merangsang pembentukan hemoglobin dalam darah (sangat cocok digunakan bagi penderita anemia), mengurangi resiko penyakit jantung, mengobati sembelit atau konstipasi, memperkuat  tulang dan sendi dan mempercepat perkembangan tulang dan gigi pada anak karena banyak mengandung kadar kalsium, melawan sel-sel kanker yang berkembang dalam tubuh manusia, membantu pernapasan bagi penderita sesak napas atau asma dan sebagainya.

Tak salah bila pakar kesehatan menjuluki buah tin atau ara sebagai functional food (makanan yang dapat memberikan manfaat tambahan di samping fungsi gizi), karena  bukan sekedar mengandung zat-zat yang berkhasiat, melainkan lebih dari itu sangat bermanfaat untuk menjaga tubuh dan mencegah serangan penyakit-penyakit tertentu.

Saking istimewanya buah tin, Lembaga Penasehat Buah Tin di California (California Fig Advisory Board) menyebutkan buah tin  sebagai “Nature’s most nearly perfect fruit”, yaitu buah yang hampir mencapai tahap kesempurnaan secara keseluruhan.

Begitulah buah “surga” yang super luar biasa. Dan inilah alasannya buah tin makin banyak dibudidayakan di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Apalagi kesadaran orang dalam menjaga kesehatan dengan bahan alami belakangan ini semakin meningkat. Karena itu, menjadikan buah tin sebagai cara untuk menjaga kesehatan sehari-hari sangatlah tepat.***

Sumber Foto:  Pixabay/Jaclou-DL